Pemerintah Taiwan melalui Taipei Economic and Trade Office (TETO) in Indonesia menawarkan lowongan pekerjaan yang berkelanjutan, yakni bekerja di Taiwan dengan menjadi Tenaga kerja Indonesia (TKI), dan setelahnya melanjutkan pekerjaan di perusahaan-perusahaan negara tersebut yang ada di Indonesia.
Tawaran tersebut dikemukakan Resprentative Of Taipe Economic And Trade Office In Indonesia, Andrew LY Hsia, saat memperkenalkan diri dengan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh. Jumhur Hidayat, di Jakarta, Selasa (16/2).
Dalam perkenalan tersebut, Andrew LY Hsia didampingi oleh Director of Srvice Division TETO, Mark Lim. Sementara Kepala BNP2TKI didampingi oleh Plt. Deputi Perlindungan Lisna Poeloengan.
“Taiwan mengharapkan TKI yang bekerja di Taiwan, kalau waktunya pulang ke Indonesia bisa terus bekerja di perusahaan-perusahaan Taiwan yang berada di sini, sehingga mereka bisa tetap bekerja setelah menyelesaikan kontrak kerja di Taiwan,”kata Andrew.
Ia menjelaskan, setidaknya ada 8 jaringan bisnis Taiwan yang membuka usaha di Indonesia, dan memiliki cabang di Jakarta, Surabaya, Malang, Bali, serta tempat-tempat lainnya. Perusahaan-perusahaan tersebut umumnya bergerak di industry tekstil, mesin, perikanan dan pertanian.
Dukung TKI
Andrew LY Hsia juga menjelaskan, Pemerintah Taiwan menyambut baik dan mendukung penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Pemerintah Taiwan juga sangat memperhatikan TKI yang bekerja di negara tersebut.
Perhatian tersebut di antaranya ditunjukkan dengan upaya pemerintah Taiwan untuk menurunkan suku bunga perbankan. Penurunan suku bunga ini merupakan langkah terbaik dalam melindungi TKI berkaitan dengan penggajian atau perlindungan hak-hak TKI.
TETO tidak menyebutkan berapa jumlah pasti TKI yang dibutuhkan. Namun Andrew mengingatkan, minat perusahaan-perusahaan di Taiwan melirik TKI cukup tinggi karena Indonesia memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.
“Kalau dilihat dari gaji pekerja di Indonesia masih rendah. Saya berharap ke depan dari sisi perekonomian yang sudah pulih ini bisa berhubungan dengan perdagangan yang semakin lancar. Sehingga penempatan TKI ke Taiwan juga terus bertambah,” jelas Andrew.(bnp2tki)
Jumat, 12/03/2010 | 17:22 WIB, oleh TOMMIRICHIE
| Komentar ke : 1 - 1 | Total : 1 | Halaman : |


