Yogyakarta - Salah satu kunci keberhasilan Barack Hussein Obama terpilih menjadi presiden Amerika Serikat ke-44 diantaranya menggunakan media internet.
Pemanfaatan dan penggunaan teknologi internet dalam mendulang suara pemilih yang dilakukan Obama pada 5 November lalu, jauh lebih besar dari yang pernah dilakukan oleh kandidat calon presiden lain sebelumnya.
“Dari sini, dapat dilihat bahwa Obama berusaha untuk membangun hubungan dengan pendukungnya yang ada di tingkat akar rumput,” ujar pakar studi komunikasi, Emerson College, Amerika, Dr. James Gregory Payne dalam Diskusi lewat Video Conference 'Pengaruh Media Massa dalam Pemilhan Presiden Amerika', di ruang American Corner, Gedung Perpustakaan UGM, Yogyakarta.
Menurut penulis pidato politik dari Senator Hillary Clinton dan Senator Robert Dole, Obama ditenggarai sangat mahir dalam menggunakan teknologi dan sangat cermat dalam melakukan setiap langkahnya.
Obama dalam setiap langkahnya selalu berpikir dan menghubungi satu tokoh di suatu negara bagian, dan tokoh itu mempunyai beberapa teman di beberapa Negara bagian lain.
“Obama selalu memperhitungkan dan memastikan bahwa teman-teman tokoh tersebut juga akan mendukungnya,” katanya.
Koordinator Nur Cahyati Wahyuni mengatakan, kegiatan diskusi ini sangat penting untuk diketahui oleh publik mengingat besarnya peran serta media massa dalam pemilihan presiden kali ini.
“Publik di Indonesia perlu tahu bagaimana sebenarnya mass media di Amerika Serikat dan di dunia itu bekerja selama pemilihan presiden Amerika Serikat kemarin,” kata Cahyati.(wok)