Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah mendirikan 4.500 posko Wanita Keadilan di seluruh Indonesia . "Pendirian posko Wanita Keadilan ini merupakan salah satu strategi PKS dalam menggarap suara kaum perempuan pada Pemilu 2009 mendatang," ungkap Ketua DPP PKS bidang Kewanitaan, Ledia Hanifa di Jakarta, Minggu (23/11).
Menurutnya, PKS menargetkan perolehan suara dari kalangan perempuan bisa meningkat 500 persen pada Pemilu 2009 dibanding Pemilu 2004. Komposisi jumlah posko Wanita Keadilan itu tidak merata di masing-masing wilayah. Jumlahnya disesuaikan dengan target optimal dari setiap wilayah. "Jika wilayah itu kami anggap sebagai basis massa , maka posko Wanita Keadilan juga semakin banyak kami dirikan di sana ," jelasnya.
Daerah-daerah yang dianggap basis massa PKS, yakni Sumatera Utara, DKI Jakarta, Lampung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Selatan. "Di daerah yang menjadi basis massa itu, telah terbangun lebih 3.000-an pos Wanita Keadilan," kata Ledia.
Dicontohkan, untuk Jawa Barat sudah ada 356 posko Wanita Keadilan, diantaranya di Cimahi 150 posko dan Bandung 208 posko. Menurut Ledia, banyak kiprah yang dilakukan lewat posko Wanita Keadilan, baik bidang pengembangan SDM, ekonomi, maupun sosial budaya. Salah satunya dengan mendirikan Rumah Baca Pelangi yang bertujuan menumbuhkan kultur gemar membaca kepada generasi muda.
"Sudah ada beberapa rumah baca yang kami dirikan, seperti Rumah Baca Khadijah, Rumah Baca Aisyah, dan Rumah Baca Fatimah di beberapa posko wanita keadilan," tambahnya.
Program rumah baca ini, lanjut dia, akan terus dikembangkan, sehingga setiap posko bisa memiliki satu rumah baca. "Kami juga akan terus melengkapi koleksi buku bacaan di setiap rumah baca," ujar Ketua bidang Kewanitaan DPP PKS. (ARI)