06 Januari 2009
Home
Nasional
Pilpres
Pilkada
Partai-Partai
Bisnis
Energi
Indeks
Fanatisme Partai Bisa Dikalahkan Politik Uang dan Politik Beras
|
Mendagri: Perppu Pemilu Jangan Dicurigai
|
Pertamina Jamin Tak Ada Kelangkaan BBM Lagi
|
Presiden Serahkan DIPA 2009 Lebih Rp 1000 Triliun
|
BPS: Inflasi 2008 Sebesar 11,06 Persen
|
Jaksa Agung Nekat Ajukan Kasasi Muchdi
|
KPK: Presiden Pun Harus Laporkan Gratifikasi
|
KPU Belum Pastikan Tanggal Pelaksanaan Pilpres
|
Ketua DPRD DKI: Mosi Tidak Percaya Tak Miliki Alasan Kuat
|
KPK Sidik Rekening Liar Depnakertrans
Kategori Lainnya
»
Bisnis
»
Partai-Partai
»
Pilpres
»
Energi
»
Nasional
»
Serba Serbi
»
Opini
»
Surat Pembaca
»
Hot
»
Etalase
»
DKI Jakarta
»
Pilkada
more
Berita Lainnya
06/01/2009
Fanatisme Partai Bisa Dikalahkan Politik Uang dan Politik Beras
06/01/2009
Mendagri: Perppu Pemilu Jangan Dicurigai
05/01/2009
Pertamina Jamin Tak Ada Kelangkaan BBM Lagi
05/01/2009
Presiden Serahkan DIPA 2009 Lebih Rp 1000 Triliun
05/01/2009
BPS: Inflasi 2008 Sebesar 11,06 Persen
05/01/2009
Jaksa Agung Nekat Ajukan Kasasi Muchdi
05/01/2009
KPK: Presiden Pun Harus Laporkan Gratifikasi
05/01/2009
KPU Belum Pastikan Tanggal Pelaksanaan Pilpres
05/01/2009
Ketua DPRD DKI: Mosi Tidak Percaya Tak Miliki Alasan Kuat
05/01/2009
KPK Sidik Rekening Liar Depnakertrans
Pakar
lokasi:
Home
/
Berita
/
Pakar
Salah Kaprah, Pilpres Setelah Pemilu Legislatif
Sabtu, 06/12/2008 | 20:45 WIB - Jakartapress.com - Dibaca (160)
DALAM sistem presidensiil, program yang dijual dalam kampanye adalah program calon presiden (capres), bukan program partai politik
Berita ke :
1 - 1
| Total :
1
| Halaman :
1
Achehpress
|
Jabarpress
|
Jatengpress
|
Jatimpress
|
Kurs BCA