
JAKARTAPRESS.COM, JAKARTA - Tim yang dibentuk oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia, bersama dengan Komisi Aviasi Antar Negara, dan Sukhoi Civil Aircraft Company (SCA), diperkirakan akan tiba di Jakarta, Indonesia, Kamis (10/5/2012), sore nanti.
Kedatangan mereka untuk menyelidiki insiden jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak.
Hal itu diungkapkan oleh Presiden SCA Prisyazhnyuk Vladimir, seperti dikutip dari allvoices.com, Kamis siang.
Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Dmitry Medvedev menyatakan telah membentuk sebuah komisi untuk menyelidiki penyebab kecelakaan Sukhoi Superjet 100 di Indonesia, kantor berita Ria Novosti melaporkan, Kamis (10/5/2012).
Komisi itu dipimpin Menteri Industri dan Perdagangan Yury Slyusar dan beranggotakan para pejabat dari Kementerian Luar Negeri dan United Aircraft Corporation.
Diberitakan sebelumnya, lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 sudah diketahui, yakni di Gunung Salak, tepatnya di Kawah Ratu, pada sekitar pukul 09.30 WIB. Pesawat itu dilaporkan hilang sehari sebelumnya, Rabu (9/5/2012) petang.
Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Indonesia ini merupakan bagian dari Asian Roadshow, tur promosi di enam negara Asia, yakni Indonesia, Kazakhstan, Paksitan, Myanmar, Laos, dan Vietnam.(t/s)