top


vi TOP VIDEO
jakvideo

vi FONDAISME
karikatur


news BERITA POLITIKUS TERKINI
editorial
editorial
Pilwakot Bandung Menuju Bandung Anyar, Kreatif dan Inovatif

Oleh : Benyamin Sinbad
Pilwakot Bandung Menuju Bandung Anyar, Kreatif dan Inovatif Bandung Anyar, Bandung Kreatif dan Inovatif, adalah wujud kecintaan warga Kota Bandung terhadap alam dan sesamanya.


Jakarta

" Klakson Andi Suruji "
Jakarta Jakarta adalah magnet yang menyedot manusia untuk datang berkerumun dan menempel, berjubel, beragam kepentingan, Baik, buruk, tulus atau pun kepura-puraan.


SBY-Boediono Bakal Jadi Target Tuduhan

Oleh: Bambang Soesatyo
SBY-Boediono Bakal Jadi Target Tuduhan Jika SBY-Boediono tak maksimal cegah kerugian negara, otomatis jadi target tuduhan dan kecurigaan masyarakat.



crime

Pencapresan Ical Sulit Dibendung, Pilih Ical Atau di Pecat


ci

TERKAIT

JAKARTAPRESS.COM, Pencapresan Aburizal Bakrie oleh Golkar diprediksi tidak akan terbendung. Tokoh Golkar yang ingin maju capres juga dipastikan sulit maju.

Ketua DPD Partai Golkar Bali Ketut Sudikerta mengatakan, kader Golkar yang ingin menjadi capres 2014 tidak melalui Golkar, maka yang bersangkutan akan dipecat dari partai tersebut.

"Sesuai hasil Rapat Kerja Daerah Tahun 2010, pengurus DPD II se-Indonesia dan DPD I Golkar telah bulat mengusung Ketua Umum DPP Partai Golkar sebagai capres," kata Ketut di Sempidi, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (6/5/2012).

Hal tersebut, kata Sudikerta, menanggapi munculnya sejumlah nama kader-kader partai berlambang pohon beringin yang kabarnya ikut maju jadi capres 2014.

"Pencalonan Aburizal Bakrie yang akrab dipanggil Ical, sudah bulat dan kami dari Bali yang memotori untuk mengusung nama Pak Ical," akunya.

Jika belakangan muncul nama-nama kader seperti Priyo Budi Santosa atau Agung Laksono akan ikut meramaikan bursa capres, Sudikerta meminta koleganya di partai untuk tidak termakan wacana tersebut.

Wacana itu, kata dia, sengaja digulirkan oleh pihak tertentu untuk menggembosi suara Golkar dan upaya untuk memecah-belah soliditas dan keutuhan organisasi terkait pencapresan.

Sudikerta mensinyalir, wacana itu tidak lebih bagian dari trik atau skenario pihak tertentu untuk proses bargaining (nilai tawar) dalam konteks bagi-bagi kursi kekuasaan. Sebab, kata dia, ke depan partainya berpeluang akan bisa merebut kembali kekuasaan memimpin republik ini.

Ia mengharapkan, seluruh kader Golkar termasuk para tokoh sepuh dan senior partai diimbau agar menyadari hal itu sehingga tidak mudah diadu-domba.

"Baik nama kader itu diusung pihak lain atau mau mencalonkan diri, itu sah-sah saja. Namun jika mengacu aturan dan mekanisme organisasi semua sudah jelas, jika tetap maju ya, harus berhenti di partai. Sebab rekomendasi partai sudah jelas bulat mengusung Pak Ical," tutur Sudikerta yang juga Wakil Bupati Badung itu.

Dipihak lain, kata dia, dalam menghadapi berbagai isu yang digulirkan tertentu seperti lewat kampanye negatif terhadap Ical yang terus dikaitkan isu Lapindo, partainya memilih tidak akan terseret dalam irama lawan politik.

Bagi Golkar, kata Sudikerta, yang terpenting adalah kader terus kreatif berbuat, berkarya nyata untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kami sikapi dengan senyum dan terus berkarya. Nanti orang-orang yang akan menggembosi juga akan teriliminir sendiri," imbuhnya.(t/ant/s)



Kontak KamiTentang KamiDisclaimerLowongan
Copyright © 2011 design by fonda > www.jakartapress.com

DMCA.com