
JAKARTAPRESS.COM, JAKARTA - Malam nanti, Mata Elang International Stadium (MEIS) Pantai Carnaval Ancol, Jakarta Utara, kembali geger. Dedengkot musik cadas progresif metal ini akan berdoyong menyambangi arena konser megah itu. Niatnya cuma satu, untuk menjadi saksi kegarangan band lawas, Dream Theater.
Tak heran, jika nanti kerumunan antrian akan dipenuhi para metaler berumur. Tak terkecuali Joko Widodo, Walikota Solo, yang kini jadi selebritis Ibu Kota. Maklum, jika dirunut secara usia, Jokowi memang besar di jaman berjayanya band keras ini.
Apalagi dengan adanya formasi baru, tentunya satu lagi penasaran tumbuh di benak para fanatiknya di Indonesia. Pergantian personel terjadi di kubu drum, dengan masuknya Mike Mangini, yang menggantikan Mike Portnoy. Wajar saja, Portnoy termasuk satu dari tiga punggawa yang membentuk band ini sejak tahun 1985 silam. Ada yang mendukung, tapi tak sedikit pula yang mencibir, meringis, meragukan eksistensi band ini.
Namun Dream Theater menepis semua anggapan tersebut dan membuktikan diri lewat album ‘A Dramatic Turn of Events’ (2011). Dengan formasi baru, Dream Theater menyuguhkan sesuatu yang berbeda, sebuah sentuhan megah dan musik yang masih menggigit seperti sebelumnya.
Ada beberapa gimmick yang akan dinanti para fanatiknya secara langsung selama puluhan tahun berlalu. Yakni, Suara dari fonograf di akhiran dari ‘Finally Free’ di album ‘Scenes from a Memory’ adalah suara yang sama di awalan ‘The Glass Prison’ di album berikutnya, ‘Six Degrees of Inner Turbulence’.
Tiga bagian dari ‘The Glass Prison’ di ‘Six Degrees of Inner Turbulence’, dua bagian dari "This Dying Soul’ di ‘Train of Thought’ dan dua bagian dari ‘The Root of All Evil’ di Octavarium menunjukkan tujuh poin pertama dari dua belas poin di program ‘Alcoholics Anonymous’ oleh Bill Wilson.
Serta lagu ‘Octavarium’ dulunya ingin diakhiri dengan seruling yang bergema serupa dengan awalan lagu tersebut. Namun diganti dengan not piano yang sama dari awalan album itu.
Band yang telah tiba Jum’at (20/4) petang lalu, rencananya akan membawakan sekitar 17 lagu selama dua jam. Konsernya pun dijanjikan akan berjalan spektakuler dengan dukungan audio dan lighting yang dibawa langsung dari Amerika Serikat.
Usai tampil di Jakarta, Dream Theater akan tampil di Jepang, di antaranya di kota Osaka (24/04), Fukuoka (26/04), Aichi (28/04) dan Yokohama (30/04). Promotor membagi delapan kelas untuk tiket yang dijual, yaitu Festival Rp 1,5 juta, Platinum Rp 4 juta, Gold Rp 2,5 juta, Silver Center Rp 1,5 juta, Silver Left Rp 1,5 juta, Silver Right Rp 1,5 juta, dan Tribun Kiri-Kanan Rp 750 ribu.(c/s)