
JAKARTAPRESS.COM, JAKARTA - Polemik seputar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan calon presiden (capres) dari Partai Golkar, sebaiknya segera dihentikan. Gembar-gembor tersebut seharusnya diganti dengan perenungan dan instrospeksi.
"Enough is enough (sudah cukup), hentikan berpolemik. Semua pihak harus menatap ke depan untuk melakukan perbaikan," papar Ketua DPP PG Hadjriyanto Tohari, di Jakarta, Sabtu (21/4/2012).
Menurut dia, PG semestinya merapatkan barisan sembari mengoreksi diri terkait polemik yang cukup menyita perhatian publik tersebut.
Sekarang waktunya untuk mengendapkan dan merenungkan substansi dari polemik tersebut serta saling berintrospeksi," lanjutnya.
Saat ini Golkar dihadapkan pada polemik percepatan rapat pimpinan nasional (rapimnas). Agenda politik tahunan yang semula akan dilaksanakan Oktober ini dimajukan menjadi Juli. Pemajuan ini, bertujuan untuk lebih memperpanjang waktu sosialiasi calon presiden yang akan diusung partai Golkar. (c/s)