top
channel
JAKNEWS | FEATURED | TERKINI
Minggu, 15 April 2012 - 11:18

Gempa 6,0 SR Guncang Banten, Tanda Tektonik Selat Sunda Aktif


Gempa 6,0 SR Guncang Banten, Tanda Tektonik Selat Sunda Aktif

TERKAIT

JAKARTAPRESS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melansir analisis penyebab gempa bumi berkekuatan 6 skala Richter di Pandeglang, Banten, Jawa Barat, dini hari tadi (15/4/2012) yang juga ikut dirasakan warga Ibukota Jakarta.

Berdasarkan analisa dari para pakar gempa bumi Institut Teknologi Bandung (ITB), gempa bumi yang terjadi disebabkan aktivitas subduksi atau tektonik di Selat Sunda yang aktif.

"Cirinya terlihat dari arah jurusan gempa yang di atas 300 derajat kedalaman lebih dari 40 km dan mekanismenya sesar naik (thrust)," jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Minggu (15/4/2012).

Para pakar analisis ITB juga mencatat dalam tahun 2011 telah terjadi beberapa kali gempa yang mirip dengan gempa di Pandeglang, Banteng, yakni pada 12 Januari 2011 dan 30 Desember 2011.  "Gempa-gempa tersebut membuktikan bahwa subduksi di Selat Sunda secara tektonik aktif," tegasnya.

Dia juga menjelaskan jika gempa dini hari tadi, terjadi di ujung utara dari bidang kontak lempeng Indo-Australia dengan Pulau Jawa. Melihat lokasi gempa, dia menuturkan tak menutup kemungkinan bakal terjadi gempa di masa mendatang.

"Adanya daerah kekosongan kegempaan (seismic gap) di bagian barat dayanya (Selat Sunda) berpotensi menghasilkan bencana kembali di masa depan. Maka masyarakat diwajibkan untuk terus waspada," pungkasnya.(c/s)






KOMENTAR ANDA

Kontak KamiTentang KamiDisclaimerLowongan
Copyright © 2011 design by fonda > www.jakartapress.com

DMCA.com