
JAKARTAPRESS.COM, JAKARTA - Gempa susulan besar terjadi tujuh kali di Aceh. Bahkan gempa ketujuh, mendekati gempa pertama, berkekuatan 8,8 skala rcchter. Gempa susulan ini berpotensi tsunami, dengan demikian total gempa yang bepoternsi tsunami sebanyak 5 kali dalam kurun waktu dua jam.
Sekarang terjadi gempa lagi, gempa susulan dengan magnitut sama seperti pertama, 8,5 pada skala richter. "Sekarang kami mengeluarkan pernyataan peringatan dini akan tsunami. Tinggal daerah pantai, jangan pergi ke pamntai Kalau tadi sudah mengungsi, jangan kembali dulu," ujar seorang petugas BMKB
Gempa pertama telah menimbulkan tsunami di Meulaboih dengan ketinggian 80 cm, dan di Sabang ketinggian 10 centimeter. Sedang menurut twitter @AcehInfo, tsunami di Calang mencapai ketinggian 5 meter.
1. Gempa pertama pukul 15.38.22 kekuatan 8,9 SR pada kedalaman 10 km dari permukaan laut 382 km dari bibir pantai Aceh (berpotensi tsunami).
2. Gempa susulan pukul 15.39.33 kekuatan 8,5 SR pada kedalaman 10 km dari permukaan laut dengan jarak 346 km dari bibir pantai Aceh (berpotensi tsunami).
3. Gempa susulan pukul 16.28.02 kekuatan 6,5 SR pada kedalaman 42 km dari permukaan laut dengan jarak 510 km dari bibir pantai Aceh (berpotensi tsunami).
4. Gempa susulan pukul 16.28.03 kekuatan 6,1 SR pada kedalaman 10 km dari permukaan laut dengan jarak 630 km dari bibir pantai Aceh.
5. Gempa susulan pukul 17.09.51 kekuatan 6,1 SR pada kedalaman 10 km dari permukaan laut dengan jarak 492 km dari bibir pantai Aceh.
6. Gempa susulan pukul 17.21.27 kekuatan 5,7 SR pada kedalaman 23 km dari permukaan laut dengan jarak 335 km dari bibir pantai Aceh.
7. Gempa susulan pukul 17.43.06 kekuatan 8,8 SR pada kedalaman 10 km dari permukaan laut dengan jarak 483 km dari bibir pantai Aceh (berpotensi tsunami).
8. Gempa susulan pukul 17.43.31 kekuatan 8,1 SR pada kedalaman 21 km dari permukaan laut dengan jarak 424 km dari bibir pantai Aceh (berpotensi tsunami) (s)