
JAKARTAPRESS, JAKARTA- Rencana Polres Jakarta Timur untuk menghadirkan sopir taksi Blue Bird R (42), diperiksa terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan terhadap artis Film Televisi (FTV) berinisial JM (22), belum membuahkan hasil. Pasalnya, sang sopir taksi Blue Bird tak ada dirumah saat pihak kepolisian datang untuk menyerahkan surat panggilan, diduga tersangka melarikan diri dari tempat tinggalnya.
"Kami sempat menyambangi rumahnya tapi yang bersangkutan waktu itu tidak di tempat. Keluarganya juga tidak tahu dimana RM berada," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Dian Perri, Selasa (10/4/2012).
Polisi akhirnya memberikan batasan waktu hingga Kamis (12/4) lusa. "Jika yang bersangkutan tetap tidak bisa hadir maka dilayangkan lagi surat panggilan kedua," tegas Dian.
Dalam pemanggilan itu, sang sopir cabul akan ditanyakan terkait tuduhan pelecehan yang dilakukan terhadap artis JM. Jika memang R terbukti, maka tersangka akan dikenai Pasal 285 tentang pencabulan dengan sanksi hukuman lima tahun penjara.
R sendiri dilaporkan JM (22), atas kasus dugaan pelecehan seksual. Kepolisan Polres Jakarta Timur yang menangani kasus ini telah melayangkan surat pemanggilan.
Dian mengatakan, belum ditahannya R dikarenakan hingga saat ini polisi masih mencari bukti- bukti adanya kekerasan dan tindakan asusila yang dilakukan oleh R kepada JM.
Lebih lanjut Dian menuturkan, bahwa sejauh ini 4 orang saksi telah dimintai keterangan terkait dengan peristiwa yang menimpa JM yang terjadi pada malam hari, 1 April 2012 tersebut.
"Saksi korban sendiri, satpam gereja yg menyetopkan taksi, operator Taksi Blue bird, kan Ia yang mengetahui R yang bawa taksi hari itu, dan pemilik kos si Supir taksi tempat korban di lecehkan," kata Dian
Diberitakan sebelumnya, JM, usai ibadah di gereja di kawasan Taman Mini, hendak pergi ke rumah temannya dengan menumpang taksi. Beberapa menit di dalam taksi, JM mengaku seperti dihipnotis. Dia mengaku setengah sadar saat dibawa berputar-putar ke kawasan Condet dan Cipayung.
Tiba-tiba saja JM mengaku dibawa ke sebuah rumah kos di kawasan Cipayung. Di kamar kos itu, JM mengaku dilecehkan oleh seorang sopir yang diketahui berinisial R. Senin pagi pukul 07.00 WIB, JM baru saja dikembalikan ke rumahnya di kawasan Sunter, Jakarta Utara.(sdh)