
JAKARTAPRESS, JAKARTA-Diantara lima pasang kandidat calon Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017, Gubernur DKI Jakarta incumbent Fauzi Bowo memiliki harta paling banyak. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (21/3), harta Foke mencapai Rp 46,9 miliar dan US$ 200 ribu.
Harta Fauzi didominasi oleh tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp 33,5 miliar. Sisanya logam mulia, barang antik dan benda seni senilai Rp 9,3 miliar, surat berharga Rp 1,2 miliar, giro dan setara kas Rp 1,5 miliar, serta alat transportasi dan mesin lainnya senilai Rp 1,19 miliar.
Kekayaan Fauzi melonjak akibat nilai jual obyek pajak enam bidang tanah dan bangunannya naik dari Rp 19,3 miliar menjadi Rp 33,5 miliar. Selain itu, calon gubernur yang diusung oleh Partai Demokrat ini memiliki beberapa motor Harley- Davidson.
Fauzi tercatat memiliki lima Harley-Davidson, antara lain jenis Sportster 1962 seharga Rp 50 juta, jenis Sturgis 1991 (Rp 150 juta), jenis Nostalgia 1992 (Rp 125 juta), Duo Glide 1961 (Rp 75 juta), dan Harley-Davidson 2005 (Rp 275 juta).
Kepemilikan harta Foke ini terlihat timpang dengan harta kepemilikan pasangannya, Nachrowi Ramli. Nachrowi boleh dibilang sebagai calon wakil gubernur termiskin dengan harta yang dirilis KPK hanya Rp 683 juta.
Adapun harta Nachrowi didominasi tanah dan bangunan dengan nilai Rp 366 juta pada 30 Mei 2001. Sisanya giro dan setara kas 230 juta, alat transportasi Rp 67 juta, serta harta bergerak lainnya Rp 19 juta.
Setelah Fauzi, diposisi kedua gubernur paling tajir adalah Joko Widodo dengan harta sebesar Rp 18,4 miliar dan US$ 9,483, Biem Triani Benyamin Rp 16,4 miliar, Alex Noerdin Rp 10,5 miliar, Hidayat Nur Wahid Rp 6,3 miliar dan US$ 10.706, serta Hendardji Soepandji Rp 5,03 miliar dan US$ 114,250.
Sedangkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, pasangan Joko Widodo, memiliki total kekayaan mencapai Rp 7,1 miliar dan US$ 4,173.
Nono Sampono, pasangan Alex Noerdin, memiliki kekayaan Rp 3,8 miliar dan US$ 270 ribu. Harta Didik J. Rachbini, pasangan Hidayat Nur Wahid, mencapai Rp 2,3 miliar dan US$ 7.000.
Sementara itu, kandidat calon gubernur Faisal Basri dan kandidat calon wakil gubernur Ahmad Riza Patria, pasangan Hendardji, belum tercatat di KPK. Harta Faisal telah dilaporkan, tapi masih diteliti oleh KPK, sedangkan Riza Patria belum melaporkan hartanya.(sdh)