
INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrat mengakui jika Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golkar loyal kepada SBY. Namun tak bisa dipungkiri Demokrat juga menilai jika kedua partai itu bermuka dua dalam berkoalisi.
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengatakan, ungkapan ini disampaikan mengingat berbagai sikap PKS dan Golkar selama ini.
Sebab jika didalam rapat Setgab kedua partai itu selalu sejalan dengan kebijakan apa yang akan di keluarkan. Namun di luar Setgab, Golkar dan PKS bersikap beda.
"Ya itu kan yang selama ini muncul ke permukaan, tapi itukan sebenarnya hanya keluar tapi di dalam tetap kompak-kompak saja kalau masih anggota Setgab," ujar Sutan kepada INILAH.COM, Senin (20/2/2012).
Meski begitu, Sutan tak mengetahui mengapa setelah sampai di luar PKS dan Golkar seakan menolak kebijakan pemerintah yang sebelumnya pernah dibahas di dalam Setgab.
Bahkan kedua partai itu seolah-olah menunjukkan ketidaktahuan mereka dengan kebijakan itu karena tidak pernah dibahas di Setgab. "Di dalam rapat-rapat setgab kan selalu hadir, keluar ya anda nilai sendirilah, jangan seperti kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu," tegasnya.
Atas hal itu Demokrat menilai kedua partai itu seperti tidak memiliki ketegasan sikap. Bahkan dinilai bermuka dua dalam berkoalisi. "Jadi bermuka dua itu," tukasnya. [mah/inilah]