
JAKARTAPRESS- Jakarta. John Refra alias John Kei datang dari Pulau Kei, Kabupaten Tual, Provinsi Maluku Tenggara. Namanya begitu dikenal mulai dari Priok sampai Tanah Abang, bahkan mancanegara. Siapa dia sih?
Bisnis proyek pembebasan tanah adalah tambang uang terbesar untuk John dan kelompoknya. Penjagaan tempat hiburan malam adalah jatah preman terbesar kedua. Sedangkan bisnis perparkiran yang paling kecil.
John Kei dan kelompoknya pernah terlibat bentrokan dengan organisasi pemuda lainnya, antara lain kelompok Basri Jala Sangaji, juga asal Maluku. Perseteruan keduanya terjadi di antaranya di Diskotek Stadium, Jakarta Barat, pada Maret 2004. Saat itu dua orang tewas.
Pada Juni tahun yang sama Bentrokan berlanjut di depan gedung Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Dalam perkelahian itu Walterus Refra, kakak kandung John Kei, tewas. Nyawanya disebut-sebut sebagai ganti atas pembunuhan Basri Sangaji dan bentrokan di Diskotek Stadium.
John Kei sendiri pernah divonis bersalah dalam kasus penganiayaan terhadap dua warga Tual, Charles Refra dan Remi Refra. Kedua korban harus kehilangan beberapa jarinya akibat ditebas John Kei.
Pada September 2010 sejumlah pemuda asal Kei juga terlibat dalam bentrokan berdarah dengan kelompok asal Flores di Jalan Ampera, di depan gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Empat orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam bentrokan itu. Perkelahian ini masih bagian dari rangkaian perkelahian di Blowfish Kitchen and Bar yang menewaskan 2 orang.
17 Februari 2012 Kepolisian Daerah Metro Jaya mengerahkan 75 personel untuk menangkap John Refra alias John Key di Hotel C'one, Pulomas, Jakarta Timur, Saat ditangkap John Kei sedang mengkonsumsi sabu bersama alba fuad.
Pihak Kepolisian telah menetapkan John Kei sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana pembunuhan Direktur PT Sanex Steel Indonesia (SSI) Tan Hari Tantono, dan akan di jerat dengan pasal 340 subsider 338.
Saat ini kepolisian sedang mengumpulkan Kasus Premanisme Jhon kei di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi untuk memperkuat jerat bagi John Refra atau yang lebih dikenal sebagai John Kei, 42 tahun.
Ketua organisasi pemuda asal Pulau Kei atau lebih dikenal dengan Angkatan Muda Kei (AMKEI) yang isinya veteran konflik maluku pada 2000 silam. (sl/fl/jakpress)