
KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mendapat sambutan meriah saat menghadiri Diskusi Hukum DPP PDI Perjuangan (PDIP) di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (10/2/2012) malam.
Abraham yang hadir sebagai keynote speaker mendapat banyak perhatian dari peserta diskusi. "Hidup KPK, hidup KPK," teriak kader-kader PDI Perjuangan yang memenuhi Golden Room Hotel Sultan.
Sebelumnya dua pimpinan institusi penegak hukum yang turut diundang DPP PDI Perjuangan, yakni Kapolri Jendral Timur Pradopo dan Jaksa Agung Basrief Arief tidak hadir di diskusi bertajuk "Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Bebas Korupsi untuk Kesejahteraan Rakyat" tersebut.Basrief diwakili oleh Jampidsus Andi Nirwanto, sedangkan Kapolri diwakili oleh Kabareskrim Komjen Pol Sutarman.
Tidak heran kehadiran Ketua KPK Abraham Samad, meski saat menyampaikan materi hanya sekitar 10 menit, mendapat sambutan meriah dari kader PDIP. Peserta diskusi yang terdiri dari Kepala Daerah, Pimpinan DPD PDIP, Pimpinan DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota se-Indonesia, beberapa kali memberikan tepukan tangan kepada Abraham.
Abraham Samad adalah Ketua KPK periode 2011-2015. Pria kelahiran Makassar , 27 November 1966 ini, adalah seorang doktor hukum pidana dan seorang ayah dengan dua anak. Abraham memulai karirnya sebagai advokat sejak 1995 dan dikenal sebagai aktivis anti-korupsi di Makassar melalui Anti-Corruption Committe yang digawanginya sebagai Koordinator.
Abraham Samad berpendidikan: S-1, S-2, S-3 Hukum Universitas Hasanuddin ini dalam fit and proper test Komisi III DPR lalu, sudah berjanji akan mengundurkan diri apabila dalam setahun kerjanya sebagai Ketua KPK tidak mampu menuntaskan skandal Bank Century dan kasus kakap lainnya. Tak hanya itu, suami dari Indriana Kartika ini menyatakan siap di-Antasari-kan dan siap mati memberantas korupsi. (inc/ari)