top
channel

Ditangkap, Pemuda Bawa Sabu di Acara SBY


Ditangkap, Pemuda Bawa Sabu di Acara SBY

TERKAIT

Jakartapress.com - Saat Presiden SBY lakukan peninjauan kawasan budidaya ikan di Jambi, seorang pemuda kedapatan membawa sabu.

"Tadi memang Kapolres sudah melaporkan, pada saat acara Presiden ke penangkaran ikan patin, ada seorang pemuda yang ditangkap membawa sabu enam paket," kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Jumat (10/2/2012).

Identitas pemuda itu bernama Sabda (26). Sabda dikenal sebagai penduduk setempat, tetapi bukan petani ikan patin. Ia ditangkap pada pukul 07.50 WIB. Saat itu, Paspampres sedang melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 1.500 tamu yang datang.

Saat akan diperiksa, Sabda menolak sehingga memancing kecurigaan Paspampres. Akhirnya, ketahuan kalau ia membawa enam paket sabu yang disimpan dalam kotak rokok.

Sabda pun langsung diamankan di Polsek Kumpeulu, Kabupaten Muarojambi. Menurut Julian, penangkapan Sabda dilakukan sebelum acara berlangung. Saat itu, Presiden belum tiba di tempat acara yang dimulai pukul 08.10 WIB. “Tidak ada pengamanan tambahan untuk Presiden pascakejadian tersebut. Tetap sesuai protap yang ada," kata Julian.

Sebagai informasi, SBY melakukan kunjungan kerja ke Jambi dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional. Di sela-sela kunjungan kerja tersebut, Presiden juga direncanakan melakukan peninjauan tanaman hortikultura, hasil olahan ikan patin, dan proses pembuatan pakan ikan. Siang harinya, Kepala Negara melakukan ibadah shalat Jumat di Masjid Agung Al-Falah, sebelum kembali ke Jakarta melalui Bandara Sultan Thaha pada pukul 14.00 WIB.

Pemuda dari Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, S (26), ketahuan membawa sabu saat melewati bagian pemeriksaan sebelum memasuki tempat acara Presiden, Jumat (10/2/2012). Sebanyak enam paket kecil sabu disimpan S di dalam kotak rokok.

Acara itu adalah panen ikan patin yang akan dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Desa Pudak. S ketahuan membawa sabu sekitar pukul 07.45, atau lebih dari satu jam sebelum rombongan Presiden tiba di lokasi acara.

S digeledah oleh aparat di lokasi pemeriksaan. Aparat terdiri dari anggota Paspampres dan beberapa petugas keamanan setempat. Setelah itu, S diserahkan oleh anggota Paspampres kepada polisi. Kejadian ini cukup menarik perhatian orang yang sedang antre untuk diperiksa.

S menggunakan kaus putih bersih yang bagian belakangnya bertuliskan Minapolitan. Kaus ini juga dipakai oleh ratusan warga desa lainnya yang datang ke tempat acara.

Tinggi S tidak lebih dari 1,6 meter. Saat digiring aparat, S memegang bungkus rokok. "Statusnya langsung tersangka karena kedapatan membawa barang bukti. Kami masih memeriksa dia. Belum jelas apakah dia juga memakai sabu atau tidak. Tes urine belum dilakukan," ujar Kepala Polres Muaro Jambi Ajun Komisaris Besar Badarudin, sekitar satu jam setelah S ditangkap.

Badarudin menjelaskan, ada sekitar 1.500 orang yang diundang ke acara panen ikan patin. "S mungkin salah satu orang yang ikut dikerahkan dari Desa Pudak," tuturnya. (kcm/ari)






KOMENTAR ANDA

Kontak KamiTentang KamiDisclaimerLowongan
Copyright © 2011 design by fonda > www.jakartapress.com