top


vi TOP VIDEO
jakvideo

vi FONDAISME
karikatur


news BERITA POLITIKUS TERKINI
editorial
editorial
Jakarta

" Klakson Andi Suruji "
Jakarta Jakarta adalah magnet yang menyedot manusia untuk datang berkerumun dan menempel, berjubel, beragam kepentingan, Baik, buruk, tulus atau pun kepura-puraan.


SBY-Boediono Bakal Jadi Target Tuduhan

Oleh: Bambang Soesatyo
SBY-Boediono Bakal Jadi Target Tuduhan Jika SBY-Boediono tak maksimal cegah kerugian negara, otomatis jadi target tuduhan dan kecurigaan masyarakat.


KPK Tetap Lindungi Orang Besar?

Oleh: Derek Manangka
KPK Tetap Lindungi Orang Besar? Jika KPK sungguh-sungguh mau lakukan investigasi terhadap orang-orang 'besar', sebetulnya tidak sulit.



crime

Anas Diduga Terlibat Kasus Proyek Hambalang


ci

TERKAIT

Jakartapress.com - Kejaksaan maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus segera memeriksa direksi PT Adhi Karya TBK (ADHI) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) terkait Kerjasama Operasi (KSO) proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Karena proyek ini sarat dengan praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang melibatkan Ketua Umum Partai Demokrat.

Desakan ini ditegaskan Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Pemuda (PP GMP) Merah Putih , Azmi Hidzaqi. Menurutnya,  aparat  hukum harus menginvestigasi secara mendalam keterlibatan direksi  Adhi Karya dan Wijaya Karya dengan salah satu elit politik  dari partai penguasa untuk memenangkan tender proyek Hambalang.

“Dengan bermain mata sama petinggi partai berkuasa proyek Hambalang telah diatur pemenang tendernya. Sebagai konvensasinya Adhi Karya dan Wika memberikan suap senilai Rp100 miliar," kata Azmi dalam  keterangan pers yang diterima pada Jumat (27-1-12) di Jakarta.

Diduga suap itu disetorkan kepada elit partai untuk memenangkan pemilihan sebagai  Ketua Umum partai penguasa. Karena tambah Azmi, nilai proyek Hambalang tersebut cukup besar. berdasarkan laporan keuangan kuartal pertama 2011 PT Adhi Karya nilainya proyek tersebut sebesar Rp1,518 triliun.

Proyek yang diberi nama Adhi Wika JO tersebut, Adhi Karya memegang 70 persen. Sedangkan sisanya sebesar 30 persen dipegang Wijaya Karya. Nomor IMB 641/003.2.1/BPT/2010 yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Bogor tertanggal 30 Desember 2010.

"Proyek dari dana APBN itu,  menurut pengamatan saya, telah terjadi  penggelembungan nilai. Tentunya menyebakan kebocoran proyek infrastruktur yang menebakan kerugian bisa mencapai 40 persen dari nilai proyek," ujar  Azmi.

Untuk Azmi menegaskan, PP GMP Merah Putih menyatakan sikap agar KPK dan Kejagung menangkap dan adili jajaran direktur PT Adhi Karya Tbk dan PT Wijaya Karya Tbk. Juga periksa dan adili salah satu Ketua Partai Demokat  AU dan jadikan sebagai tersangka.

Pihaknya juga minta agar pimpinan KPK yang baru membuktikan keberaniannya mendobrak dominasi dan intervensi kekuasaan atas penegakan hukum, dengan menuntaskan penyidikan KKN pembangunan Hambalang Sport Centre.

GMP Merah Putih sangat berharap kepada Ketua KPK Abraham Samad, menjadi lokomotif terdepan melawan korupsi. "Harapan ini sesuai dengan track record dan pernyataan-pernyataan beliau sebelumnya yang berani melawan mafia-mafia korupsi," tegas Azmi.

Lebih jauh dia mengatakan, para perampok uang rakyat negeri sudah sangat kronis dan kebablasan. Pemalakan uang jasa, suap hampir ada di semua lini. Ibarat penyakit kronis yang sudah tidak bisa disembuhkan. "Susahnya memberantas korupsi karena lemahnya political will, alias political will yang plin plan," ungkapnya.

Azmi mengatakan hukum hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas, hanya  meneriakkan slogan sebagai pencitraan politik. "Di depan rakyatnya perang melawan koruptor ternyata hanya menjadi bumbu pemanis di setiap pidato," pungkasnya. (wan/ari)



Kontak KamiTentang KamiDisclaimerLowongan
Copyright © 2011 design by fonda > www.jakartapress.com

DMCA.com