top
channel

Inilah Kober-nya Orang kaya


Inilah Kober-nya Orang kaya

TERKAIT

 

Jakartapress.com – Tempat Pemakaman Umum (TPU) alias Kober biasanya terkesan angker. Namun kesan indah, nyaman dan mewah justru disajikan tempat pemakaman San Diego Hills yang bertarif mulai Rp 20 juta hingga Rp 1,8 miliar untuk satu lokasi makam. Fantastis!

San Diego Hills, Memorial Park and Funeral Homes, nama sebuah lokasi pemakaman atau tempat peristirahatan terakhir yang jauh dari suasana angker pada umumnya. Lingkungan tempat pemakaman atau kuburan ini terlihat megah, bersih, representatif, dan menyenangkan. Kuburan mewah ini bukan diluar negeri, tapi ada di Karawang Barat, Jawa Barat.

Lahan pemakaman seluas 500 hektar itu dibangun PT Lippo Karawaci Tbk. “Kober” bernama San Diego Hills Memorial Park and Funeral Homes itu dilengkapi dengan taman yang asri, pepohonan yang rimbun, padang rumput yang hijau, air mancur, bunga-bunga, patung-patung artistik yang indah, arsitektur dan interior elegan.

Di tempat ini tersedia tiga kategori areal memorial park yaitu Earth, wilayah kuburan yang dirancang dengan posisi kiblat ke Mekkah, Physical Homes, area kuburan yang memperbolehkan struktur yang dirancang dengan perhitungan yang sesuai dengan keharmonisan lingkungan, dan Universal yakni area kuburan modern.

Di San Diego Hills terdapat Family Center yang bernama Chapel Square. Di tengahnya terbentang taman berbentuk lingkaran, sebagai fasilitas keluarga modern. Chapel Square merupakan area tersendiri yang 'menyambut' setiap kunjungan ke kompleks San Diego Hills Memorial Park.

Beragam fasilitas yang tidak pernah dijumpai di taman pemakaman mana pun di dunia bisa ditemukan disini. Di dalamnya terdiri dari bangunan dengan model arsitektur bergaya Mediteranian pada gedung yang diberi nama Forest Chapel.

Selain ada bangunan bernuansa Turki kuno yang diberi nama Heavenly Dome. Kedua gedung ini berfungsi sebagai gedung serbaguna. Masih di Chapel Square, berdiri restoran Italia, La Colina dengan kapasitas 200 kursi.

Di Chapel Square ada bangunan untuk florist dan toko cinderamata. Letaknya bersebelahan dengan gedung perkantoran San Diego Hills. Taman rerumputan yang indah pun terbentang untuk melangsungkan acara atau kegiatan luar ruang, fasilitas berolahraga seperti kolam renang, lapangan basket, lapangan bola, jogging track dan olahraga bersepeda.

Dua kultur besar seolah bersatu dalam arsitektur kompleks pemakanan di lahan berbukit tersebut. Kultur Barat membuat taman pemakaman tidak berkesan angker, tapi justru bersih, aman, dan berkonsep taman. Orang dewasa bisa menikmati pemandangan, sementara anak-anak dapat bermain bebas.

Sudah Dibooking

Konsep taman pemakaman yang dibangun Kelompok Lippo ini  memang merupakan paduan antara tempat beristirahat dengan fasilitas rekreasi. Idenya dilontarkan Kepala Eksekutif Korporat (CEO) Lippo Group, James Tjahaja Riady setelah melihat pemakaman Forest Lawn di Glendale, California.

Gagasan James didukung sang ayah, Mochtar Riady yang melihat peluang bisnis besar di bidang pemakaman. Kesempatan ini diambil Mochtar setelah melihat kelompok kelas menengah Indonesia selalu mengeluhkan kondisi taman pemakaman umum yang terlampau sesak.

James menyewa Manuel Francisco yang memiliki 20 tahun pengalaman dalam bisnis pemakaman umum. San Diego Hills kini menjadi taman pemakaman yang paling dilirik kalangan kelas menengah ke atas Indonesia.

Pertengahan tahun lalu, 15 ribu kapling makam telah dipesan oleh tokoh seperti artis Rima Melati, desainer Iwan Tirta dan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Bahkan, raja sinetron Raam Punjabi pun dikabarkan telah memilih San Diego Hills sebagai tempat beristirahat terakhirnya.

Sejumlah tokoh penting pun telah dimakamkan di pemakaman yang terletak 46 kilometer dari Jakarta ini. Mereka antara lain legenda sepakbola Ronny Pattinasarani, mantan menteri keuangan Frans Seda, wakil ketua parlemen Marwoto Mitrohardjono dan Direktur Umum PT Astra Internasional, Michael D. Ruslim.

Dengan harga mulai dari Rp 20 juta juta per makam hingga Rp 1,8 miliar fasilitas yang ditawarkan San Diego Hills memang sangat menarik. Pembeli pun tidak perlu khawatir harus membayar biaya pajak setiap dua atau tiga tahun seperti di taman pemakaman yang dikelola pemerintah.

Dalam laman resminya, pengelola San Diego Hills menyatakan keluarga yang ditinggalkan tidak perlu membayar biaya tambahan selain ongkos yang telah dibayar pertama kali. Bahkan biaya perawatan pun telah termasuk dalam harga tersebut. [ara/fu]






KOMENTAR ANDA

Kontak KamiTentang KamiDisclaimerLowongan
Copyright © 2011 design by fonda > www.jakartapress.com