top
channel

Ayam Lepas, Lezat dan Pedas


Ayam Lepas, Lezat dan Pedas

TERKAIT

 

Jakartapress.com - Menu ayam memang cukup diminati berbagai kalangan. Berbagai olahan dan variasi masakan ayam menjadi menu yang mudah ditemui dari kelas warung hingga restoran salah satunya Rumah Makan Ayam Lepas di Kranji, Bekasi.

Nama ayam lepas sendiri diambil berdasarkan rasa dari ayamnya yaitu lezat dan pedas. Di rumah makan ini ada berbagai macam olahan makanan yang ditawarkan, mulai dari ayam goreng, bebek, lele, burung puyuh, yang disajikan bersama sayur seperti timun, kol serta selada,  dan juga dilengkapi dengan sambel.

Namun dari kesemuanya itu  ayam lepas merupakan menu khas yang digemari pengunjung, karena dagingnya yang begitu lembut  juga ditambah keharuman dari  aroma daging yang diolah dengan bumbu rahasia.

Bukan hanya itu saja 3 pilhan rasa dari sambalnya  juga patut menjadi bahan pertimbangan bagi para penikmat kuliner sejati , ada sambal lemas, lepas, dan kecap. Kalau dilihat sekilas bentuk dari sambalnya memang hampir  sama pada kebanyakan sambal ayam penyet pada umumnya,  akan tetapi rasa yang berbeda bisa kita dapatkan ketika mulai mencicipi olahan dari sambalnya.

Sambel lemas merupakan singkatan dari lezat dan manis. Sama  seperti  namanya rasa manis dan pedas begitu kental terasa ketika kita mulai mencocol  sambalnya. Kalau pada sambel lemas rasa manisnya yang terpancar maka, pada sambel lepas rasa asem langsung menyengat ketika kita mulai mencobanya.

Ayam Lepas didirikan oleh Suparno sejak November 2009 silam. Gerai pertama dibuka di kota Serambi Mekkah, Aceh. Hingga sekarang Suparno memiliki 21 gerai, 11 di Aceh dan sisanya di Bekasi serta Jakarta.

Di Bekasi, Suparno membuka gerai pertama di daerah Kalimalang. Tak lama berdiri, ternyata respon dan antusiasme masyarakat cukup positif. Banyak orang yang suka dengan cita rasa dan menu yang disajikan. Hal ini mendorong Suparno semakin agresif untuk membuka gerai berikutnya di daerah Kranji, Bekasi Utara.

Prediksi Suparno untuk meraup untung besar dengan membuka gerai di Bekasi ternyata tak meleset. Dalam hitungan beberapa bulan saja, gerai yang berada di kawasan Kalimalang ramai disambangi banyak orang. Suparno menghabiskan 300-400 ekor ayam untuk setiap hari.

Saat ini Suparno mempekerjakan lebih dari 600 tenaga kerja. Satu gerai bisa terdiri dari 20-50 orang, tergantung besarnya gerai. Salah satu gerai terbesar yang dimiliki Suparno ada di Kalimalang dan Kranji. Khusus gerai di Bekasi, Suparno memiliki lebih dari 50 pegawai. [fir/fu]






KOMENTAR ANDA

Kontak KamiTentang KamiDisclaimerLowongan
Copyright © 2011 design by fonda > www.jakartapress.com