
Jakartapress.com - Valentino Rossi memeluk Paolo, ayah mendiang Marco Simoncelli pada perayaan ulang tahun ke-25 “Super Sic”. Sikap “The Doctor” itu mematahkan dugaan adanya hubungan kurang baik diantara mereka.
Dalam upacara perayaan hari ulang tahun pada Jumat (20/1/12) itu kehadiran Rossi dinanti-nanti para awak media. Namun, juara dunia tujuh kali MotoGP itu meruntuhkan semua asumsi tersebut. Pebalap Ducati ini datang dan langsung merangkul ayah Simoncelli, Paolo, sehingga semua media yang hadir di acara tersebut tercengang.
"Marco terkenal karena rasa humornya yang ironis, sehingga benar sekali bahwa perayaan ini memiliki rasa itu. Malam ini menggerakkan emosi. Pertama kita tertawa begitu keras bahwa kita menangis, dan kemudian kita hanya bisa menangis. Ini adalah cara terbaik untuk menghormatinya. Ini akan bagus untuk merayakannya setiap tahun,” ungkap Rossi.
Ternyata Rossi punya cara sendiri untuk mengenang Simoncelli. "Saya akan menggunakan helm yang dipersembahkan kepadanya, meskipun itu hanya selama tes. Hal terpenting adalah bahwa Marco selalu bersamaku, seperti halnya dia bersama kalian semua," paparnya
Sebelum perayaan ultah tersebut, Rossi sudah mengirim pesan lewat jejaring sosial, Twitter. Juara dunia sembilan kali grand prix itu menulis: "Berharap yang terbaik bagi Marco, dan peluk mesra bagi Paolo, Martina, Rosella dan Kate."
Hal senada juga dilakukan beberapa pembala lainnya. Pebalap Spanyol, Jorge Lorenzo menulis, "Hari ini adalah ulang tahun seorang pebalap hebat. Kami tidak akan pernah melupakanmu, Marco". [ndy/fu]