
Jakartapress.com – Setelah kalah 1-2 dari Barcelona, plus ‘insiden’ Pepe menginjak tangan Lionel Messi, pendukung Real Madrid dan media lokal mengecam Pepe dan Mourinho. Namun dimata Zinedine Zidane, dua pria asal Portugal itu tidak layak dikecam.
Pepe dan Morinho menjadi subjek kritikan pedas setelah kekalahan Madrid dari Barcelona di Copa Del Rey, Kamis (19/1/2012) dini hari. Banyaknya kritikan tersebut membuat Zinedine Zidane, mantan pemain Real Madrid menunjukkan dukungannya.
"Saya pikir semua kritikan yang ditujukan ke Madrid, pelatih mereka dan para pemain, sangat tidak adil. Pepe adalah seorang pemain yang hampir tidak pernah gagal di lapangan. Ia adalah pemuda menawan, sangat sopan. Namun ketika ia berada di lapangan, ia terobsesi dengan kemenangan, dan kegelisahannya untuk menang kelihatannya telah membuat dirinya melakukan kesalahan," ungkap Zidane kepada harian olahraga AS.
Sementara itu, harian olahraga Madrid, AS dan Marca, terus melancarkan kritik pedasnya.. Marca mempertanyakan keputusan klub untuk mendukung Pepe dengan merekam pesan melalui saluran televisi mereka, di mana ia berkata bahwa dirinya tidak sengaja menginjak tangan Messi.
Marca menulis artikel berjudul “Tujuh Dosa Mourinho” yang menyatakan Pepe telah mengalami realitas yang menyimpang dan membuat Real Madrid terlibat pada aksi, di mana dirinya mempermalukan pendukung klub.
Marca juga mempertanyakan taktik, pemilihan personel, pergantian pemain, serta analisa pasca pertandingan terhadap mantan pelatih Chelsea dan Inter Milan tersebut.
Menanggapi itu Zidane berkomentar, "Bagaimana mereka dapat berkata kalau kami membutuhkan pergantian pelatih? Apa mereka gila atau apa? Lihatlah statistik sejak ia berada di sini, mereka luar biasa". [ndy/fu]