
MANTAN ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir nampaknya sudah ‘tobat’ menjadi anggota ataupun pengurus partai politik (parpol), karena banyak dikitari ‘setan’ jahiliyah.
Makanya, Pengusaha nasional ini lebih memilih berbisnis kembali ketimbang sibuk berpolitik dengan para ‘dedemit’. SB, panggilan akrab Sutrisno Bachir, yang tidak mau lagi menjadi ketua umum parpol, kini beralih menjadi Ketua Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PKB PII).
Kenapat tidak mau lagi berpartai politik? SB mengaku, masuk dalam parpol ibarat masuk ke dalam pusaran jahiliyah. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan bagi dirinya memutuskan untuk back to basic. "Saya akan fokus kembali mengurus bisnis," ujar SB saat memberi sambutan dalam Musyawarah Wilayah IV PKB PII Jawa Barat di Bandung, Sabtu (14/1/2012).
Di depan ratusan peserta musywil PKB PII, SB mengungkapkan masuk ke dalam partai ibarat masuk dalam pusaran jahiliyah. Apa pasal? SB menuturkan, saling fitnah kerap terjadi dalam dunia kepartaian. Bahkan, kata dia, antara sesama anggota ormas yang sama, bisa saling serang karena beda partai.
Oleh karenanya, setelah keluar dari partai dan mengurus PKB PII, SB mengaku merasa seperti keluar dari kegelapan. "Minazzulumaati ilannuur," ucap tokoh asal Pekalongan, Jawa Tengah ini.
Meski demikian, SB dia tidak melarang kader PII untuk masuk partai. Nyatanya, banyak anggota PKB PII yang terjun di berbagai macam parpol. (*/ari)