
Jakartapress.com – Wajar saja jika Sir Alex Ferguson kecewa berat setelah anak asuhnya ditundukan 2-3 oleh Blackburn Rovers di kandang sendiri setelah David De Gea tidak mampu amankan bola dari sundulan Grant Hanley.
Meski begitu, Ferguson tetap memuji penampilan lawan terutama di lini pertahanan ketika menghadapi timnya di Old Trafford, Sabtu (31/12/2011). Dalam laga itu, Manchester United sempat tertinggal dua gol karya Yakubu Aiyegbeni pada menit ke-16 dari titik penalti dan menit ke-51.
MU sempat menyamakan kedudukan berkat gol Dimitar Berbatov pada menit ke-52 dan ke-62. Tetapi saat bernafsu memburu kemenangan, kiper David De Gea melakukan kesalahan ketika gagal menangkap bola dari sepak pojok Morten Gamst Pedersen sehingga bola bisa diteruskan dengan sundulan Grant Hanley. Di menit ke- 80 tim tamu unggul 3-2.
Dari statistik pertandingan MU unggul. Tim tuan rumah menguasai bola sebanyak 63 persen, mendapat tujuh tendangan sudut, dan melepaskan tembakan sebanyak 27 kali, yang direspons Blackburn dengan mengeblok tembakan sebanyak sembilan kali, memotong alur umpan sebanyak 20 kali, dan membuang bola sebanyak 74 kali.
"Ini mengecewakan. Kami tak pernah mengharapkan ini. Kami kebobolan dua gol dengan cara yang buruk dan Anda tak bisa melakukan (kesalahan) dalam pertandingan seperti ini," ujar Ferguson.
Meski begitu Ferguson tidak menimpakan kesalahan pada De Gea seorang, dengan mengatakan. "Kami semua seharusnya bisa tampil lebih baik. Itu gol yang teramat buruk untuk menentukan kekalahan kami," ungkapnya
Hasil tersebut juga memupuskan ambisi MU mengakhiri tahun ini dengan berada di puncak klasemen Liga Premier. MU tertahan di peringkat kedua dengan 45 poin dari 19 laga, atau hanya kalah selisih gol dari Manchester City. [ndy/fu]