top
a

vi TOP VIDEO
jakvideo

vi FONDAISME
karikatur


news BERITA POLITIKUS TERKINI
editorial
editorial
Jakarta

" Klakson Andi Suruji "
Jakarta Jakarta adalah magnet yang menyedot manusia untuk datang berkerumun dan menempel, berjubel, beragam kepentingan, Baik, buruk, tulus atau pun kepura-puraan.


SBY-Boediono Bakal Jadi Target Tuduhan

Oleh: Bambang Soesatyo
SBY-Boediono Bakal Jadi Target Tuduhan Jika SBY-Boediono tak maksimal cegah kerugian negara, otomatis jadi target tuduhan dan kecurigaan masyarakat.


KPK Tetap Lindungi Orang Besar?

Oleh: Derek Manangka
KPK Tetap Lindungi Orang Besar? Jika KPK sungguh-sungguh mau lakukan investigasi terhadap orang-orang 'besar', sebetulnya tidak sulit.



speedy
crime

Marzuki Tak Mau Cari Muka ke Ani SBY


ci

TERKAIT

NAMPAKNYA, ucapan polos dan ceplas-ceplos menjadi ciri khas Ketua DPR RI Marzuki Alie. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini mengaku belum menjenguk Ibu Negara Ani Yudhoyono yang sedang dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

"Lebih baik didoakan daripada mengganggu istirahat beliau. Kadang ada orang mencari muka, saya pikir tidak usah. Lebih baik berdoa daripada setor muka," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (28/12/2011).

Marzuki tidak tahu penyakit apa yang diderita Ibu Ani yang jatuh sakit pada Selasa (27/12/2011) malam. Meski menurut informasi, Ibu Ani mengalami demam. "Saya tahunya tadi malam, SBY pidato menyampaikan Ibu Ani malam ini tidak hadir. Itu saja, sakitnya apa saya tidak tahu," ujar wong kito galo ini.

Marzuki memang tidak tahu sakit apa yang kini sedang diderita oleh Ani Yudhoyono. Dia sendiri baru tahu Ibu Negara tersebut sakit dari pidato Presiden SBY dalam acara perayaan Natal nasional, Selasa (26/12) malam.

Hingga kini pun, Marzuki belum menengok Ani. Dan daripada menengok tapi justru mengganggu kesehatan Ani, Ketua DPR ini lebih memilih untuk mendoakan saja. "Kadang-kadang ada orang yang cari muka dengan menjenguknya," ucap Marzuki. 28/12).

Karena itu, kepada pihak yang sekadar mau cari muka, Marzuki menyarankan untuk tidak menengoknya. Lebih baik berdoa saja kepada Tuhan agar kondisi kesehatan Ani kembali pulih. "Nanti menyusahkan Paspampres juga," tuturnya.

Sebelumnya, Marzuki juga menyatakan cuek bebek terhadap adanya niat Ruhut Sitompul mundur dari Partai Demokrat. Marzuki mengaku lebih baik mengurusi rakyat dari pada menyikapi keinginan Ruhut tersebut. Sebab mengurusi rakyat lebih utama daripada mengomentari ancaman Ruhut. "Saya enggak mau ngomentari itulah, saya ngomentari rakyat saja, " kata Mantan Sekjen Partai Demokrat ini.

Seperti diberitakan, Ruhut mengancam akan keluar dari Partai Demokrat karena merasa disudutkan oleh pihak tertentu di internal Demokrat. Ruhut mendapatkan teguran keras karena pernah menyerang Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie dan Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin di media massa.  (inc/ari)



Kontak KamiTentang KamiDisclaimerLowongan
Copyright © 2011 design by fonda > www.jakartapress.com