
KALAU dulu PDI Perjuangan merupakan tandingan PDI, namun kini muncul PKS Perjuangan pula. Bedanya, PKS Perjuangan justru mendukung pamor PKS itu sendiri.
Istilah PKS (Partai Keadilan Sejahtera) dimunculkan oleh politisi PKS, Abdul Hakim. Salam 'Merdeka' yang selama ini menjadi ciri khas PDI Perjuangan tampaknya tak lagi dimonopoli partai berlambang banteng itu. Kenyataannya, PKS juga mengikuti salam khas partai nasionalis itu.
Kejadian PKS meniru gaya salam ala PDI Perjuangan terjadi saat pandangan fraksi-fraksi di DPR RI terkait apakah Tim Pengawas Century diperpanjang atau tidak, baru-baru ini. Seperti dalam forum lainnya, juru bicara PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mengawali dan mengakhiri pembicaraannya dengan memekikkan salam merdeka. "Merdeka!" pekik Hendrawan.
Nah, saat giliran PKS menyampaikan pandangannya, Juru Bicara Fraksi PKS DPR Abdul Hakim memulainya dengan salam seperti biasanya. Namun setelah mengucapkan salam, tak dinyana, Hakim memekikkan salam merdeka. "Merdeka! PKS juga bisa (salam merdeka), tidak hanya PDI Perjuangan," seru Sekretaris Fraksi PKS ini.
Saat dikonfirmasi ihwal salam yang meniru gaya PDI Perjuangan, Hakim dengan nada canda menuturkan salam yang ia sampaikan merupakan salam PKS Perjuangan. "Itu salam PKS Perjuangan," candanya.
Namun buru-buru Hakim mengatakan, salam merdeka tidak hanya dimonopoli PDI Perjuangan. Baginya, salam merdeka merupakan milik semua anak bangsa. "Salam itu bukan monopoli PDI Perjuangan," cetus politikus asal Lampung ini. (inc/ari)