
SIKAP Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin mengusir Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana saat raker di DPR, diduga terkait dendam terhadap pembatalan remisi terpindana Paskah Suzetta yang juga politisi Golkar.
Tapi bagaimana pun sikap kader Golkar yang menjadi pimpinan Komisi Hukum DPR itu menuai kritikan. Sikap Azis yang mengusir Wakil Menteri itu dinilai arogan. Bahkan kritikan tersebut datang dari rekannya di Komisi III DPR, Ruhut Sitompul.
Ruhut yang merupakan anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat itu, menyesalkan sikap Aziz Syamsuddin saat rapat kerja Komisi III dengan Kementerian Hukum dan HAM tersebut. Seharusnya Komisi III sebagai tuan rumah bisa lebih menghormati Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin dan Wakil Menteri Denny Indrayana.
“Apapun yang terjadi mereka tamu kita, kita harus hargai tamu kita. Sikap pak Aziz aku sangat menyesal, kita sama-sama anggota DPR, lihat sebagian dari kita rakyat saja muak apalagi lama-lama lihat DPR yang over acting rakyat akan makin muak. Sebelum tunjuk hidung orang lain sebaiknya kita belajar menunjuk hidung kita sendiri. Jadi janganlah sok suci, memangnya sesuci apa sih dia,” ujar Ruhut di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2011).
Ruhut mengaku sudah sempat mengingatkan Aziz agar tidak bersikap berlebihan. Sebab dalam Raker tersebut jutaan mata rakyat melihat Raker itu karena diliput oleh banyak media. “Saya sudah bilang kepada Aziz tolonglah kita hormati ada etika di dalam DPR apalagi pers meliput kita semua. Saya hanya meminta kalau ngotot tapi jangan ada dusta di antara kita,” bebernya. (inc/ari)