
Jakartapress.com – Main di Olimpico Roma, Juventus berhasil mengamankan poin satu saat jumpa Lazio pada Minggu (27/11/2011) dinihari. Satu-satunya gol Juventus melesat dari kaki Simone Pepe.
Berkat gol Pepe tersebut membuat Juventus berhasil merebut pimpinan Serie A dari tangan Udinese. Tim asuhan Antonio Conte itu mengemas 25 poin. Hasil yang ditorehkan Juventus ini membuat mereka melanjutkan trend positifnya.
Sementara, buat Lazio yang juga mengincar takhta Serie A harus puas berada di peringkat ketiga dengan torehan 22 angka. Baik Lazio dan Juventus memang bersaing ketat untuk memperebutkan gelar scudetto di musim ini mengingat posisi mereka yang saling berdekatan di papan Serie A.
Eduardo ‘Edy’ Reja memasang sejumlah pilar andal timnya seperti Tomasso Rocchi dan Miroslav Klose di lini depan tim Elang Biru. Setali tiga uang, allenatore Juventus, Antonio Conte pun tidak ketinggalan membawa pilar andalnya seperti Arturo Vidal, Simone Pepe, Mirko Vucinic serta Alessandro Matri.
Sejak menit awal babak pertama, kedua tim bersaing memperebutkan takhta klasemen Serie A, Lazio bermain ketat dengan Juventus dalam giornata ke-13 ini. Kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka. Jual beli serangan menjadi pemandangan tidak terpisahkan di sepanjang babak pertama.
La Vecchia Signora akhirnya bisa membuka rekening golnya di menit 34. Memaksimalkan umpan terukur Matri, Pepe yang berada di posisi tepat langsung melepaskan tembakan mematikan untuk memperdaya kiper Lazio, Federico Marchetti. 1-0, Juventus merubah papan skor.
Memimpin satu gol, I Bianconeri kembali bersemangat untuk menambah keunggulan. Lazio yang bertindak sebagai tuan rumah pun tidak tinggal diam. Hernanes Cs berupaya keras menembus barisan pertahanan Juventus yang dikawal Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli.
Rocci dan Klose pun tidak henti menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan. Kolektivitas permainan Juventus semakin ketara jelas di penghujung babak pertama. Permainan ini membuat tim Hitam Putih itu leluasa memasuki zona merah Lazio.
Tidak membuang kesempatan, Matri coba melakukan tendangan spekulasi. Sial, upayanya ini masih jauh dari sasaran. Hingga turun minum, Juventus masih memegang keunggulan dengan skor tipis 1-0.
Di babak kedua, Juventus memperagakan permainan terbuka untuk menambah keunggulan. Andrea Pirlo yang menjadi tulang punggung serangan Juventus mengkreasikan serangan untuk membuka barisan pertahanan Lazio. Sial, upayanya sejauh ini masih belum menemui titik temu.
Kemudian, Lazio yang memilih bermain bertahan, sesekali memberikan penetrasi melalui serangan balik cepat. Sayang, ikhtiar ini masih belum menemui titik temu. Lazio masih kesulitan mencari celah untuk keluar dari tekanan Juventus.
Atas hasil ini, Juventus berhak mengambil tampuk pimpinan klasemen Serie A dari Udinese dengan torehan 25 angka. Sedangkan, Lazio harus puas berada di peringkat tiga.
Susunan pemain
Lazio: Federico Marchetti; Marius Stankevicius, Mobido Diakite, Stefan Radu, Abdoulay Konko; Cristian Ledesma, Hernanes, Senad Lulic (Giuseppe Sculli 72), Christian Brocchi (Alvaro Gonzalez 46); Tommaso Rocchi (Djibril Cisse 64), Miroslav Klose
Juventus: Gianluigi Buffon; Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Stephan Lichtsteiner; Andrea Pirlo, Claudio Marchisio, Arturo Vidal; Mirko Vucinic (Emanuele Giaccherini 66), Alessandro Matri (Fabio Quagliarella 85), Simone Pepe (Marcelo Alejandro Estigarribia 81)