
Jakartapress.com - Tak diragukan lagi, sebagai seorang musisi Erwin Gutawa memang dibilang sukses. Bahkan kesuksesanya itu menular kepada sang putri Aluna Sagita atau yang tenar dengan Gita Gutawa. Namun uniknya, Erwin mengaku tak pernah susah mengurus dan mendidik Gita. Sebagai seorang ayah, Erwin bisa dibilang tidak streng..Benarkah?
Kesuksesan Gita Gutawan memang tak lepas dari 'tangan dingin' sang ayah. Namun Erwin mengaku tak pernah susah payah untuk mengajari Gita. Bahkan Erwin dan sang istri, Lutfi Andriani mengaku menjadi orang tua yang santai.
"Jangan membayangkan saya dan Lulu. sebagai orang tua yang streng, hanya karena Aluna Sagita putri kami, langganan juara kelas. Saya malah tak pernah susah payah mengingatkan Gita untuk belajar," katanya memulai kisah.
Gita, diceritakan Erwin, dengan sendirinya tertib mengatur waktu pribadi. Kapan belajar, kapan main. Kapan latihan nyanyi, kapan bilang ‘ya’ pada tawaran job baru, Gita bisa menyelesaikanya sendiri. Bahkan Erwin, tak pernah direpotkan, pasalnya Gita sudah bisa memutuskan semuanya sendiri tanpa perlu campur tangan orang tuanya.
"Sekarang saja, dia sudah berbulan-bulan tidak menerima job, kecuali di konser saya kemarin. Bulan-bulan ini dia ujian akhir SMA. Saya senang dia sudah dapat memutuskan mau kuliah apa, yaitu ekonomi," ceritanya.
Meski tak merasa kesulitan membesarkan Gita, Erwin mengaku kesuksesan Gita di dunia musik karena sang putri tertular bakat musik darinya,
"Dari mana ‘bakat’ pintar Gita didapat? Sudah pasti dari saya! Ha…ha…ha…. Saya sendiri sejak kecil selalu masuk peringkat 5 besar di kelas. Ibu saya tak pernah memaksa saya jadi apa. Asalkan sadar akan kewajiban saya untuk sekolah, Ibu tak pernah melarang saya bermusik atau bernyanyi. Tidak belajar pun, nilai saya tak pernah jelek," lanjutnya.
Sebagai seorang ayah, Erwin sangat bangga dengan Gita. Kemandirian Gita lah yang membuat Erwin menjadi seorang ayah yang sangat beruntung,
"Saya merasa jadi ayah yang sangat beruntung. Tapi, sewaktu Gita ditawari ikut olimpiade matematika, tidak saya berikan izin. Kasihan dia, kalau harus ikut karantina, dan tengah malam harus bangun dan menggarap soal matematika. Sekalipun alasannya untuk membiasakan dia memecahkan soal di waktu sempit, ya, tak ada ceritanya harus menyita waktu istirahat dia," bebernya.
Waktu anak keduanya belum lahir, Erwin berkisah bahwa dirinya, sang istri dan Gita bagaikan The Three Muskeeters. Ketiganya selalu bersama, ke mana-mana selalu bertiga.
Namun meski kompak, ketika Gita memutuskan untuk bernyanyi, Erwin mengaku bahwa keputusan tersebut kehendak Gita pribadi.
"Awal mula Gita terjun jadi penyanyi bukan karena saya, melainkan menyanyi untuk Ada Band. Waktu Gita merebut Grand Prize di 6th Nile Song Festival di Mesir (2008), saya bangga," tutupnya. [ida/fri]