
Jakartapress.com - Setelah dinantikan oleh jutaan pemirsa Indonesia, reality kompetisi yang menyuguhkan semangat, kerja keras dan kehangatan pencapaian mimpi, MasterChef Indonesia, akhirnya hadir di layar kaca RCTI.
Ditayangkan perdana pada hari Minggu, 1 Mei 2011 pkl. 16.30 WIB, MasterChef Indonesia dibuka dengan pengenalan tiga Chef Master yang akan menilai dan mendampingi para kontestan hingga akhir kompetisi.
Chif Master Vindex Tangker, executive chef sebuah hotel berbintang dan sudah berkecimpung di dunia kuliner sejak tahun 1989, Chef Master Marinka adalah lulusan dari Le Cordon Bleu, salah satu sekolah masak terbaik di dunia dan Chef Master Juna telah memiliki pengalaman selama 14 tahun sebagai chef. Ketiga Chef Master ini sangat kompeten di bidang mereka.
30 Kontestan MasterChef Indonesia yang terdiri dari beragam profesi dan berasal dari berbagai kota ini telah mengalahkan ribuan pendaftar lainnya dan berkesempatan untuk memasak langsung di Galeri MasterChef Indonesia.
Setibanya di Galeri MasterChef, mereka diberi waktu 90 menit untuk memasak signature dish (masakan andalan) masing-masing. Raut wajah tegang dan gugup terpancar dari seluruh kontestan. Keinginan yang kuat untuk menjadi seorang MasterChef Indonesia membuat mereka bertekad membuat yang terbaik.
Begitu waktu dimulai, seluruh kontestan berlari sesegera mungkin mengambil seluruh bahan dan peralatan yang mereka butuhkan. Arus adrenalin yang memuncak, semangat dan gugup bercampur menjadi satu di Galeri MasterChef.
Di tengah-tengah proses, Ilham, salah satu kontestan asal Yogyakarta mengalami kecelakaan kecil. Begitu besar adrenalin yang ia rasakan, ia tanpa sengaja melukai jarinya dengan pisau. Namun ia tidak berhenti! Dengan yakin ia melanjutkan kompetisi. Inilah yang kami namakan passion! Kompetisi ini adalah tempat untuk para kontestan mewujudkan mimpi dan mereka tidak ingin menyerah.
Fero adalah kontestan pertama yang berhasil mendapatkan apron MasterChef dan masuk ke Top 20. Sayangnya, pada tantangan pertama ini 5 orang sudah harus pulang meninggalkan Galeri MasterChef Indonesia.
Dyah, Irma, Fitri , Priska dan Ilham harus berbesar hati menerima kenyataan bahwa mereka harus melanjutkan mimpi di luar MasterChef Indonesia. Tekanan dan tantangan tidak berhenti sampai disini, selanjutnya mereka masih harus menunjukkan kemampuan untuk bisa masuk ke Top 20.
Keahlian dasar memasak seperti memotong bawang bombay dipilih Chef Master sebagai cara untuk menemukan yang terbaik. Adit, seorang atlet parkour berhasil menjadi kontestan kedua yang mendapatkan apron. Tersisa 23 orang yang harus mengikuti Pressure Test (tantangan eliminasi) yaitu memasak Nasi Rames.
Dan ternyata Darwin, Lia, Mega, Nining dan Drossi lah yang harus keluar. Terpilih sudah Top 20 Kontestan MasterChef Indonesia yang akan melanjutkan perjalanan penuh tantangan untuk menjadi MasterChef Indonesia yang pertama.
Ketegangan, semangat pantang menyerah dan haru memenuhi Galeri MasterChef Indonesia. Ketiga Chef Master dengan teliti memberi saran dan masukan kepada masing-masing kontestan guna mendapatkan seorang MasterChef sejati.
Saksikan terus tayangan fenomenal penuh inspirasi yang telah mencuri perhatian begitu banyak orang pada episode perdananya ini setiap Sabtu & Minggu pkl. 16.30 WIB di RCTI. Jadilah saksi dari perjalanan menarik ini. @den