
Jakartapress.com - Mahluk halus ada di mana - mana. Bahkan banyak orang bilang setiap rumah ada penunggunya. Apalagi jika rumah itu tergolong rumah tua. Seperti rumah kos yang di tempati Rini, alumni Unsoed ini. Ia punya cerita tentang seputar hantu yang menunggu kos- kosannya.
Wanita berusia 27 tahun asal Pati, Jawa Tengah itu datang ke Jakarta untuk bekerja setelah lulus kuliah. Ia bekerja sebagai manager retail.
Selama tinggal di Jakarta, Rini mengaku punya pengalaman menyeramkan. Saat itu ia indekost di daerah Jakarta Barat. "Jadi dulu saya dan teman saya kost di daerah Jakarta Barat, awalnya tidak ada yang aneh hingga suatu hari ada yang ganjil di kamar mandi kami," ujarnya.
Rini mengisahkan dirinya pernah terbangun tengah malam ketika mendengar suara kran air yang terus mengalir deras di kamar mandi. "Awalnya saya mengira teman saya yang ke kamar mandi," lanjutnya.
Karena mengantuk Rini pun tetap melanjutkan tidurnya, tapi tidak berapa lama suara air bertambah kencang, bahkan ditambah orang mandi yang memaksa Rini bangun dari tidurnya. Nah, saat terbangun, ia terkaget-kaget bercampur panik dan takut, sebab temannya yang dikiran mandi masih berbaring di tempat tidurnya.
"Karena merasa penasaran, saya memberanikan menuju kamar mandi. Saat saya buka pintu kamar mandi, tak ada siapa pun yang terlihat. Walah! Tambah merinding dan muncul perasaan tak karuan di kepala Rini, terlebih dirinya melihat lantai kamar mandi basah," katanya
Rinipun kemudian ambil langkah seribu, lari ke tempat tidur guna memejamkan matanya dengan paksa. Kejadian ini kemudian diceritakan Rini pada temannya esok harinya. "Saat saya cerita ke teman, ternyata dia juga pernah mengalami hal yang sama, bahkan lebih serem," paparya
Rini bercerita, temannya malah melihat sosok berbaju putih keluar menembus pintu kamar mandi, saat temannya hendak mengambil minum di tengah malam. "Dia sebenarnya mau cerita tetapi takut, jadi mending disimpen aja," pungkasnya.
Akibat pengalaman dan peristiwa ini, dia dan temannya memilih pindah kost ke tempat lain, "Setelah kejadian itu, memang tidak pernah ada lagi cerita aneh, tetapi kami tetap pindah kost karena di situ trasnportasinya agak sulit," kilahnya. (tia/ln)