
Jakartapress.com - Artis Sarah Sechan tidak terlalu khawatir dengan kegiatan anaknya yang cukup padat di luar sekolah. Rajata (7) anak hasil pernikahan dengan Emil Hakim itu, mengikuti sedikitnya tiga kegiatan, yakni taekwondo, skateboard dan berenang.
Presenter acara kuis rangking satu itu mengaku sengaja memberikan pendidikan fisik kepada anaknya di luar pendidikan formal. Itu cara tersendiri bagi Sarah dalam memberikan pendidikan pada anak. “Ini sengaja untuk melatih sensor motorik, “ katanya singkat.
Untuk les akademik, justru, Sarah tak menyarankan anaknya untuk mengikuti. Menurutnya, pendidikan akademik sudah cukup didapatkan dari sekolah, sehingga ia tak perlu lagi membebani anaknya dengan les akademik.
Tapi demikian, Sarah tetap mendapingi anaknya ketika belajar, terutama ketika akan mengikuti tes atau ujian.
Pemilik nama lengkap Sarah Meirizka Hardiany Schan itu, putranya hanya dua kali dalam seminggu mendapatkan pendidikan olahraga, maka itu harus mendapat tambahan dari luar sekolah.
Taekwondo dipilih karena Rajata memang menyukai Kung Fu Panda. “Jadi taekwondo itu benar-benar pilihannya dia, sedang kami sebagai orang tua hanya memfasilitasi saja, “ tuturnya.
Mengikuti latihan taekwondo sejak usia 4 tahun, setidaknya tiga kali Rajata mendapat penghargaan ketika mengikuti kompetisi. Tentu saja, sebagai orang tua, Sarah sangat bangga dengan prestasi anaknya itu.
Melihat apa yang dipetik dari kegiatan anaknya, Sarah mengaku tak khawatir lagi. Namun demikian, ia tetap mengarahkan, dan memberikan pelatihan yang baik.
Belajar bela diri untuk kebugaran, sehat, melatih motork dan megisi kegiatan. Jika kemudian berprestasi itu akan lebih baik lagi. Sarah tak akan membiarkan anaknya menggunakan kemampuan bela diri untuk berkelahi dengan teman atau memukul kawan di sekolah.
Jika itu terjadi ia akan melarang keras anaknya belajar bela diri lagi. Sampai saat ini, Rajata tidak pernah mengalami cedera, maka itu, Sarah mencari pelatih yang benar-benar profesional. “Kalau dia serius dan konsisten terus, mudah-mudahan bisa jadi atlet nasional,” harapnya.
Meskipun sedang didera masalah dengan suaminya, perhatian Sarah terhadap anak tak berkurang. Setiap hari mereka selalu sarapan bersama dan bercanda canda. Sarah mengaku tetap memperhatikan anaknya seperti biasa. Tidak ada yang berubah hubungannya dengan anak satu-satunya. Anak adalah karunia Tuhan jangan menjadi korban dari permasalah orang tuanya.
Maka itu, Sarah selalu menemani anaknya belajar, mengantar latihan taekwondo disela kegiatan rutinnya syuting. [tia/f]