top
channel
MAMAPAPA | WOWCANTIK | BEAUTYTIPS
Jumat, 12 Agustus 2011 - 09:37

Nurul Arifin – Mayong Suryolaksono : Diskusi Seks Bareng Anak


Nurul Arifin – Mayong Suryolaksono : Diskusi Seks Bareng Anak

TERKAIT

Jakartapress.com  – Pasangan selebritis yang nyaris bersih dari gosip ini memiliki sepasang anak yang sudah ABG yang membutuhkan perhatian khusus, namun bukan pengekangan, termasuk memberikan informasi tentang seks.

Takut kehilangan pria yang dicintai rupanya bisa menjadikan hubungan pasangan suami istri menjadi langgeng. Itu sudah dibuktikan pasangan artis yang juga politisi partai Golkar Nurul Arifin terhadap suaminya Mayong Suryolaksono.

Beberapa waktu lalu, kepada teman-teman media Nurul pernah mengatakan, takut kehilangan suami tercintanya itu. Baginya, Mayong adalah segalanya yang telah memberikan kebahagian utuh. 

Mayong belahan jiwanya. Dengan Mayong, artis berambut pendek itu sudah pas, saling melengkapi dan sepertinya  Mayong tak tergantikan. Dari pria itulah, lahir dua buah cinta mereka Maura Magnalia Madyarati(14) dan Melkior Mirasi Manusakti (11).

“Mayong suami yang pengertian dan dia mampu mendorong saya menjadi seperti ini, selangkah lebih maju,” kata wanita kelahiran Bandung, 1966 lalu itu.

Menjadi seorang artis yang juga politisi sebenarnya Nurul bukanlah orang yang ambisius. Menurutnya, apa yang ada saat ini ia jalani benar-benar dengan apa adanya dan mengalir.  Tapi demikian sudah membuatnya sangat puas secara batin.

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan baik, kata Nurul  pasti akan mendapatkan reward, demikian juga dengan jabatan politik. Cita-cita dan khayalan akan menjadi aksi dalam hidup.

Kesibukan Nurul tak mengurangi waktu bersama  keluarga. Ia mengaku selalu ada untuk suami dan anak-anaknya.  Bahkan ia masih punya waktu untuk berdiskusi apa saja dengan kedua anaknya yang mulai tumbuh remaja.

Dengan anaknya, Nurul tak segan biacara soal seks. Bahkan itu menjadi diskusi yang wajib. Tujuannya, agar tak ada penyimpangan seksual yang akan dilakukan anak-anak mereka.

Banyak orang tua mengkhawatirkan televisi sebagai media bagi anak-anak untuk menyaksikan hal-hal berkaitan dengan pornografi. Karena itu, tak sedikit yang membatasi anak-anak menonton televisi.

"Kami tidak demikian. Anak sulung kami, Maura, sudah bisa membatasi diri sendiri tanpa harus kami batasi terlebih dahulu," kata Nurul.

Selain karena faktor agama yang telah melekat kuat, keterbukaan komunikasi di dalam keluarganya mendorong pada pendidikan seks yang relatif baik.

Nurul juga mengaku tidak langsung memarahi putranya, Melkior, yang alat vitalnya tiba-tiba ‘berdiri’ setelah melihat adegan bikini di televisi. Dia hanya memberikan pengertian mengenai seks.

Jika orang tua terbuka soal seks kepada anak, otomatis memberikan tempat kepada anak untuk bertanya perihal seks. Sehingga anak tidak menjadi penasaran, bertanya pada orang lain atau media-media internet. Maka pendidikan seks sangat perlu dan bukan ditabukan.[lin/f]






KOMENTAR ANDA

Kontak KamiTentang KamiDisclaimerLowongan
Copyright © 2011 design by fonda > www.jakartapress.com

DMCA.com