top
channel

Cewek Kok Nikahi Cewek?


Cewek Kok Nikahi Cewek?

TERKAIT

Jakartapress - Beberapa menit sebelum ijab kabul, identitas palsu calon mempelai pria terbongkar. Ternyata dia perempuan yang nyamar jadi lelaki. Akhirnya mempelai  wanita dinikahkan dengan mantan pacar.

Sudah tujuh bulan Nuraeni (27) alias Nur pacaran dengan Rio (30). Keduanya merasa cocok dan sepakat menikah. Minggu (24/7/2011) lalu merupakan hari bahagia yang dinanti Nur. Buruh pabrik di Kawasan Industri Modern, Cikande itu segera melepas masa lajang dan akan bersuamikan Rio, kekasihnya.

Undangan sudah tersebar seantero kampung. Semua persiapan sudah dilakukan,. Bahkan penghulu dari Kantor Urusan Agama sudah siap di rumah orang Nur di Kampung Binuang, Desa Binuang, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang. Ketika penghulu memeriksa kelengkapan calon pengantin pria, dari sanalah muncul kecurigaan.

Rio datang sendiri tanpa wali dan keluarganya. Dia mengaku hidup sebatang kara, semua keluarganya sudah tiada. Bahkan Rio tidak bisa menunjukkan surat numpang nikah sebagai kelengkapan adminstrasi proses pernikahan.

Karena curiga, beberapa aparat desa yang hadir dalam avara akan nikah itu kemudian meninterogadi Rio. Saat diperiksa itu suara Rio berubah-ubah, kadang berat seperti suara lelaki, kadang seperti suara perempuan.

Lantaran curiga dengan status calon mempelai pria ini, beberapa aparat desa dan warga menggiring Rio masuk kamar untuk diperiksa jenis kelaminnya. Ternyata Rio seorang perempuan berdada rata.

Terbongkarnya status palsu itu membuat gempar dan panik keluarga Nur. Bahkan calon pengantin wanita terus masuk kamar dan menangis. Rio yang ternyata bernama Mastupah. Perempuan yang biasa disapa Emi itu tinggal di Desa Suka Negara, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.

Saat itu juga Emi digelandang ke Polsek Carenang. Karena kasusnya tergolong unik dan mendapat perhatian publik, akhirnya dileimpahkan ke Mapolrse Serang. Sementara Emi yang gagal menikahi Nur mendekam dalam tahanan. Nur dan keluarga bingung menghadapi masalah ini.

Akhirnya pernikahan tetap dilakukan dengan mengganti calon mempelai pria. Kebetulan saat itu, Kiman (30),  mantan pacar Nur hadir di acara akan nikah yang gagal tersebut. Setelah berunding dengan keluarga, akhirnya semua sepakat Nur dinikahkan dengan Kiman. Meskipun kaget, namun Kiman yang ternyata masih memendam rasa cinta itu mau menikah dengan Nur.

“Untung Kiman mau nikah. Untuk mengurus semua persyaratan dilakukan setelah nikah. Semua orang tahu rumah dan keluarga Kiman. Jadi identitasnya jelas,” ujar Samsudin, kakak kandung Nur.

Nampaknya kasus itu sulit diproses secara hukum. Menurut Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang, tidak adanya pasal yang bisa menjerat pelaku dalam tuduhan penipuan, sebab pernikahan belum terjadi dan dan tidak ada dokumen pernikahan yang dipalsukan. Oleh karenanya, Emi alias Rio tidak ditahan dan harus dipulangkan.

Tanpa Payudara

Semasa pacaran Nur sempat berkunjung ke rumah Emi. Wanita berjilbab itu tidak curiga bila kekasihnya itu seorang perempuan. Apalagi ketika Nur masih kerja di Kawasan Industri Modern, Cikande, Emi yang menyamar jadi laki-laki itu sering menjemput hingga tengah malamn. “Saya tak curiga bila dia perempuan,” ujar Nur.

Saat ditemui di Polres Serang, wajah Emi sepintas mirip lelaki. Tubuh Emi yang dibalut kaos oblong itu tidak menampakkan adanya payudara. Rambutnya yang pendek  serta otot tangannya yang kekar membuat Nur terlena.

Nur mengaku kecewa karena orang yang dicintainya ternyata seorang perempuan juga. Senin (25/7/2011) Nur diantar bapak dan kakaknya mendatangi Mapolres Serang untuk diperiksa. “Dia (Emi-red) telah menipu kami. Kami harap diproses sesuai aturan yang berlaku,” ucap Nur sambil menjelaskan bahwa ibunya masih syok.

Kepada penyidik Mapolrse Serang, Mastupah, alias Emi, alias Rio mengaku sangat mencintai Nur. Dia nekat melakukan semua ini hanya karena ingin menikahi kekasihnya  lantaran dirinya pernah disakiti pria.

Mastupah adalah anak ke 7 dari 9 bersaudara, kedua orang tuanya sudah meninggal dunia. Dia kenal dengan Nur karena dicomblangi   seorang teman. “Saya berkenalan dengan Nur kira-kira sejak 7 bulan lalu. Tapi saya tidak ingat hari apa. Kenalannya  di sekitar Kawasan Industri Modern Cikande,” ungkap Emi sambil tertunduk

Saat pandangan pertama itu, Emi mengaku langsung kepincut dan jatuh hati kepada Nur yang sesama jenis. “Terus terang pada waktu itu saya suka dengan Nur karena cantik dan pendiam. Sebelum berkenalan dengan Nuraini, saya pernah berpacaran dengan pria namun tidak berlanjut karena saya merasa disakiti,” ungkap Emi.

Sejak putus cinta dengan kekasihnya itulah Emi mulai membenci lelaki dan terjadi perubahan orientasi seksnya sehingga suka dengan sejenis. Semenjak mengungkapkan isi hati kepada Nur itulah Emi mengaku selalu bertingkah seperti pria, baik cara berpenampilan maupun berbicara. “saya  lakukan itu biar Nur mau pacaran sama dengan saya,” paparnya.

Karena rasa cintanya itulah Emi mengaku gelap mata dan nekat ingin menikah dengan Nur. Untung saja perniakhan itu belum terlaksana sehingga sehingga penyesalan bagi Nur dan juga emi tidak terlalui berat. Emi mengaku menyesal telah mempermalukan Nur dan keluarganya.*fu






KOMENTAR ANDA

Kontak KamiTentang KamiDisclaimerLowongan
Copyright © 2011 design by fonda > www.jakartapress.com