top
channel
JAKNEWS | FEATURED | TERKINI
Jumat, 25 Mei 2012 - 10:40

Pengamat:Dihadang Kader Sendiri Anas Bukan lagi Idola


Pengamat:Dihadang Kader Sendiri Anas Bukan lagi Idola

TERKAIT

JAKARTAPRESS.COM, JAKARTA--Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Iberamsjah menilai penghadangan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas oleh kadernya sendiri di daerah, buktik Anas bukan lagi idola bagi kadernya.

"Jelas, ketua umum partai itu kan simbol partai sampai ke akar partai. Kalau mereka protes ketua umum partainya berarti ketua umumnya bukan idola lagi karena ketua umum itu icon partai," kata Iberamsjah ketika dikonfirmasi Jumat, (25/5/2012).

Kemarin, Anas dan Ibas beserta sejumlah pengurus DPP Demokrat nyaris menjadi sasaran amuk massa dari massa pendukung Thaib Armain setiba di Bandar Udara Babullah Ternate. Sejumlah orang dari massa itu berhasil memukul dua pengurus DPP Partai Demokrat, Ibrahim dan Syarif. Sementara, Anas dan Ibas lolos dari aksi anarkis itu.

"Kalau kader protes ketua umumnya maka hilang kebanggaan dan yang tinggal sakit hati. Ini kan namanya pemimpin cacat," ujar Iberamsjah.

Dikatakan seorang pemimpin harusnya dihormati namun ini malah mau dipukul.

"Ini kan ketua umumnya terganjal masalah hukum juga. Jadi komplitlah ini masalah," kata Iberamsjah.(trbn)






KOMENTAR ANDA

Kontak KamiTentang KamiDisclaimerLowongan
Copyright © 2011 design by fonda > www.jakartapress.com

DMCA.com