
JAKARTAPRESS.COM, JAKARTA - Menyusul telah teridentifikasinya seluruh jasad korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, saat-saat yang ditunggu keluarga korban pun semakin dekat. Yakni bisa melihat jenazahnya. Namun imbauan dari pihak berwenang, alangkah lebih baik jika keluarga tidak melihatnya.
Seperti yang disarankan Direktur Eksekutif Disaster Victim Identification (DVI) Kombes Pol Anton Castilani kepada keluarga korban.
"Psikologis kadang-kadang tidak nyaman untuk keluarga. Kalau tidak kuat saran kami untuk tidak melihat," Kata Anton di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (21/5/2012).
Jika tetap bersikeras untuk melihat, pihaknya pun sudah mempersiapkan psikolog untuk mendampingi keluarga korban. Psikolog bertugas melakukan pendekatan untuk memotivasi agar pihak keluarga dapat menerima dan melanjutkan hidup seperti biasa.
"Selan untuk meyakinkan yang bersangkutan punya mental psikologi yang kuat juga agar mampu melihat kondisi jenazah yang kurang baik," tandasnya. (c/s)